Hendra Setiawan (kiri) dan Markis Kido
Pelatih Markis/Hendra, Sigit Pamungkas, Jumat (6/5/2011), mengatakan bahwa ia hanya akan menurunkan pasangan tersebut bertanding pada saat kecepatan kaki Hendra untuk bergerak ke kanan dan kiri sudah kembali tampak.
"Kami lihat nanti dari hasil latihannya. Kalau belum memenuhi standar, saya tidak akan mengirim mereka ke turnamen mana pun," kata Sigit yang mendampingi Markis/Hendra bertanding di Malaysia Grand Prix Gold. Mereka kalah pada putaran kedua.
Pernyataan Sigit tersebut juga memastikan bahwa pasangan itu tidak akan memperkuat tim Indonesia untuk kejuaraan dunia beregu campuran, Piala Sudirman, yang akan berlangsung di Qingdao, China, 23-29 Mei. "Sudah pasti enggak ikut," kata Sigit.
Hendra menderita cedera lutut kiri saat membela Indonesia pada Asian Games di Guangzhou, China, akhir tahun lalu. Meski cedera, ia bersama Kido berhasil mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih.
Absennya Markis/Hendra di Piala Sudirman membuka peluang bagi pasangan Bona Septano/Mohammad Ahsan dan Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan, dua pasangan yang peringkatnya paling tinggi di bawah Markis/Hendra, untuk memperkuat tim Merah Putih.
Pada turnamen Malaysia Terbuka Grand Prix Gold yang sedang berlangsung di Kedah, pasangan Bona/Ahsan yang menjadi unggulan ketiga tersisih pada perempat final, Jumat malam, setelah dikalahkan ganda Belanda, Ruud Bosch/Koen Ridder, 20-22, 18-21.
0 komentar:
Posting Komentar